Save Nepenthes

10 03 2008

Nepenthes, adalah tanaman unik yang sebagian besar jenis dan habitatnya berada di Indonesia. Namun dari sekian banyak jenisnya, hanya sedikit dari ratusan juta masyarakat Indonesia yang mengetahui keberadaan dan eksistensi tanaman ini di bumi Indonesia. Terlihat menyebalkan memang, namun jika dicermati ada keuntungan dan pasti ada pula kerugian yang bisa disimpulkan. Dapat di bilang “menguntungkan” karena, dengan minimnya publikasi, maka tanaman ini setidaknya mampu selamat dari neraka yang bernama eksploitasi, namun dibilang “merugikan” karena dengan ketidak tahuan akan pentingnya menjaga kelestarian spesies ini dan dengan pembangunan disana-sini yang tidak mengenal toleransi, dapat menyebabkan kepunahan dari spesies tanaman unik ini dari bumi Indonesia maupun dunia.

Akhir2 ini seiring dengan gencarnya pemberitaan media massa yang “menghebohkan” mengenai tanaman hias (yang terkadang melebih-lebihkan) membuat animo rakyat Indonesia akan dahaga tanaman hias menjadi sedikit buas. Hutan2 yang asri ramai dirambah manusia2 kelaparan yang dengan beringasnya mengambil bermacam jenis “emas-hijau” secara membabi buta tanpa memperdulikan keseimbangan ekosistem alam dan hukum negara maupun hukum internasional yang berlaku.

Nepenthes termasuk salah satu emas-hijau tersebut. Meskipun pemerintah dan dunia telah aktif melindungi spesies tanaman ini, masih banyak saja ditemui bekas2 penjarahan hutan yang dilakukan dengan buas, bahkan banyak dengan mudah ditemui penjual tanaman cabutan ini. Biasanya penjarah hutan menjual tanaman ini (tanpa akar/dengan tanahnya) dengan harga murah kepada pihak ke-3 (tidak sampai 20rb per tanaman). kemudian oknum pihak ke 3 menjual dengan harga fantastis (Ratusan sampai Jutaan Rupiah), padahal tanaman cabutan seperti itu tidak akan tahan hidup sampai seminggu jika tanpa perlakuan khusus. Miris…

Jika anda seorang bisnismen emas-hijau ataupun penghobi, tolong selamatkan Nepenthes. Menyelamatkan bukan berarti anda tidak boleh memeliharanya, menyelamatkan dapat pula diartikan dengan membudidayakan atau bahkan memperjualbelikannya. Namun yang diperjualbelikan bukanlah yang ilegal (dari alam), tapi yang merupakan hasil budidaya. Jika anda ingin mengambil dari alam, mengapa anda tidak mengambil bijinya saja, toh anda akan mendapatkan tanaman dengan jumlah yang amat besar (ratusan bahkan ribuan) dan bahkan jika berhasil tumbuh, tanaman itu akan sangat toleran dengan kondisi alam sekitar. Harap diperhatikan, Nepenthes merupakan tanaman yang sangat susah dirawat oleh orang awam, karena sejatinya nepenthes merupakan tanaman yang sangat bergantung pada alam. Nepenthes sangat menyukai kondisi tumbuh yang ideal, kelembaban, media, hara, sinar matahari bahkan lokasi tumbuh dari ketinggian lautpun dipertanyakan oleh tanaman ini, jika dia tidak mendapatkan apa yang ia inginkan, jangan harap dia akan mau tumbuh atau hidup sekalipun.

Teknologi juga telah berkembang pesat, berbagai cara memperbanyak tanaman juga telah diperkenalkan, contohnya saja dengan cara setek ataupun cangkok. Nepenthes dapat dibudidayakan dengan cara2 tersebut. Jika anda memang betul2 menginginkan nepenthes alam, mengapa tidak anda setek ataupun cangkok saja, ketimbang mengambil seluruh tanaman dari alamnya? ingat, jangan menjadi buta karena perdaya uang…

Anda tahu kultur jaringan? yup, dengan teknologi ini pun andapun bisa mendapatkan banyaaaak sekali tanaman. Tanaman apa sih yang tidak bisa diperbanyak dengan teknologi ini? Nepenthes telah terbukti mampu diperbanyak dengan cara budidaya ini. Andapun juga akan mendapatkan tanaman yang toleran dan mudah tumbuh dengan teknologi ini (jika tanaman yang digunakan sebagai sampel adalah tanaman yang sudah “jinak”)

Jika anda memang ingin cepat2 memelihara nepenthes yang bagus (udah kebelet), ingin setekan / cangkokan alam tapi di hutan ga nemu, ingin bijinya tapi pas ditanam ga tumbuh semua, ingin beli yang cabutan takut rugi dan dosa, ingin kultur jaringan tapi gada biaya, ya solusinya beli aja. Di Indonesia tercinta sudah banyak yang menyediakan Nepenthes berkualitas yang legal, jika ingin tahu belinya dimana ya coba anda cari sendiri di internet ataupun di buku2 bertemakan nepenthes yang sudah banyak beredar. Saran saya sih jika anda memang pecinta berat tanaman hias, kenapa tidak bergabung di forum2, milis ataupun komunitas tanaman buas ini?

Sedikit promosi, jika anda benar2 ingin mengetahui seluk beluk dunia tanaman buas atau bahkan ingin barter, beli atau jual, gabung saja di tanamanbuas.proboards84.com, disini dibahas tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan tanaman karnivora seperti Nepenthes, Saracaenia, Venus Fly Trap, Pinguicula dsb… Beberapa pengurus KTKI (Komunitas Tanaman Karnivora Indonesia) pun sering berbagi pengalaman disini, lha wong moderatornya pak Suska (Ketua KTKI), jadi jika anda ingin menambah pengetahuan, berbagi ilmu, melihat foto2 eksotik, berbisnis atau menjadi anggota KTKI, silahkan daftar saja, mumpung cuma baya biaya internet…

Save Nepenthes, Save our Nation, Save the World
Jika bukan anda, siapa lagi?


Actions

Information

2 responses

23 09 2008
dinno

pakde numpang lewat, mas adhi … dilanjut tentang nepe-nya dah

23 09 2008
Adhika Noorindra

ok Pak, soalnya sibuk ngerjain sekeripsi yang bisa diaplikasi di kebun pak, bikin sistem humidifier, ya biar bisa manjain taneman dikit Pak, hidup KTKI, hidup Forum Tanaman Buas.

Leave a comment