Buah ranum2 yang berwana merah atau ungu pasti sangat menggoda anda untuk segera memanen dan menanamnya, namun alangkah baiknya jika anda menahan hasrat yang menggebugebu itu demi kbaikan anda sendiri. Kenapa?
Itu karena buah / oce yang di panen serta ditanam sebelum waktunya memiliki kemungkinan tumbuh yang sangat kecil dibandingkan buah yang telah matang dan siap tanam. Alangkah baiknya anda menunggu sang buah / oce sendiri yang “memanggil” anda, maksudnya? Maksudnya memanggil ya bukan menyapa, kalo tu anthurium bisa nyapa mesti tu taneman ga bakal dideketin lagi, atut. Maksudnya kita harus sabar sampai buah2 / oce2 itu nyembul2 / nongol / keluar dari tempat tumbuhnya. gampangnya seperti gambar dibawah…
Biji2 yang sudah matang / nyembul tadi lama-kelamaan kalau dibiarkan akan jatuh, jadi disarankan jika tongkol anthurium anda sudah hampir matang, segera ditutupi dengan kain semacam net dan dibuat menyelubungi sang tongkol, ya untuk berjaga2 jangan sampai sang emas-hijau terjatuh dan hilang. Oh ya, dari suatu tongkol, waktu matang ratusan buah / Oce itu tidak sama semua, karena itu anda harus sering2 nengokin tu tongkol. Kalau anda menggunakan selubung tongkol, kekhawatiran kehilangan buah / oce bisa dihilangkan.
Beberapa pekebun menggunakan cara ekstrim untuk mendapatkan buah / oce matang serempak dalam suatu tongkol, (katanya kalo gak salah) caranya batang tongkol (yang sudah hampir matang) dipotong menyamping (iris miring sepertin irisan bunga potong) dan bagian yang ada irisannya direndam di larutan B1. Tapi saya belum pernah nyoba, wong anthurium indukan saya belum pernah berhasil mbikin oce ;-(
Kalo gak salah tongkol yang sudah bisa dipotong itu yang sudah memiliki tampilan seperti berikut…
Yang terbaik dari proses kematangan alami atau buatan ya tergantung dari andanya sendiri, maksudnya ya sbaiknya anda mencoba dan memperbandingkannya sendiri. Jika anda sudah melakukannya, alangkah baiknya pengalaman itu di bagi…








